Senin, 08 Juni 2020

Yang Harus Diketahui Dari Puasa Syawal

Yang Harus Diketahui Dari Puasa Syawal


Judul Buku : Yang Diketahui Dari Puasa Syawal
Penyusun : Ahmad Zarkasih, Lc
Penerbit : Rumah Fiqih Publishing
Tempat Terbit : Jakarta
Tahun Terbit : 2020

Download

Kamis, 05 Desember 2019

Tausiyah Habib Jindan bin Novel bin Salim bin Jindan bin Syaikh Abu Bakar bin Salim


Setiap manusia terdiri dari dua unsur penyusun yang terlihat secara dzhohir dan batin.
Bagian dzohir disebut sebagai fisik, dan batin mencakup akhlaq dan Budi pekerti.
Beberapa manusia, secara fisik terlihat cantik dan menawan, ia terlihat begitu sempurna, namun ternyata dalam bersikap dan bertingkah laku kurang beradab.

Dilain sisi, ada manusia yang secara fisik dan penampilan biasa-biasa saja, atau bahkan bisa dikatakan kurang menawan, namun dibalik semua itu hatinya bersih, pikirannya jernih, dan aklaq dan tingkahlakunya membuat semua orang terkagum-kagum dengannya..
Manusia dengan berbagai latar belakang dan kemampuannya yang terbatas, tak dapat dipungkiri pasti memiliki celak, kekurangan yang ada pada dirinya baik dari segi fisik maupun batin.

Berbeda halnya dengan Rasulullah saw, manusia yang ma'shum, terjaga dari berbuat dosa dan kesalahan karena Allah senantiasa membimbingnya dalam setiap gerak dan tingkah laku, ia begitu sempurna baik dilihat dari aspek fisik maupun batiniyah yang luar biasa indah.
Rasulullah diutus oleh Allah untuk menjadi Rahmat bagi alam semesta, Rahmatan Lil alamin, tak hanya bagi manusia tapi seluruh makhluk Allah yang ada.
Rasulullah adalah teladan terbaik dalam hidup dan kesehariannya. Ia selalu menyeru kepada yang baik dan mencegah dari yang munkar.

Rasulullah bersikap secara seimbang, tahu bagaimana saat bersikap tegas dan tahu bagaimana saat bersikap lembut, semuanya itu dimotori oleh Rahmat

Semua yang dilakukan Rasulullah itu ialah Rahmat bagi alam semesta

Ketika dalam peperangan, banyak sahabat yang terbunuh terluka, lalu datang seseorang dan berkata "Ya Rasulullah doakanlah supaya mereka binasa", Rasulullah menjawab "aku diutus bukan untuk melaknat, bukan untuk mencaci maki"

Rasulullah diutus untuk semua umat manusia baik timur atau barat, baik kulit hitam putih dan lain lain

Ketika beliau diutus kepada semua, beliau berbicara dengan cara yang bisa diterima oleh semua

15 abad sejak diutusnya Rasulullah, mukjizat Rasulullah, dakwahnya Beliau tetap indah dan bagus untuk diaplikasikan di setiap zaman kepada semua orang dan bermaslahat untuk masyarakat

Beliau siap bekerja sama untuk semua orang, diriwayatkan ketika beliau sampai di Madinah, di Madinah banyak sekali kelompok kelompok yakni Islam, Yahudi, Musyrikin, dll. Ada kaum Muhajirin, Anshar, Auz dan Khazraj 2 kelompok yang selalu bertikai dan berkonflik

Konflik tersebut disengaja dan pihak yang memotori konflik itu mendapat uang, namun uang haram

Saat itu Nabi Muhammad baru saja lolos dari pemboikotan sampai sampai sahabat banyak yang sakit, paman beliau dan istri beliau meninggal karena sakit. Tahun itu disebut tahun kesedihan, bahkan sampai direncanakan konspirasi pembunuhan oleh Rasulullah yang terdiri dari 40 suku sehingga tidak ada yang mampu membalas perbuatan suku suku tersebut

Madinah merupakan tempat/jalur yang dilewati ketika kaum Quraisy menuju Syam

Ketika Rasulullah sampai di Madinah, Rasulullah memanggil semua suku yang ada di Madinah, Nabi ingin menjalin kerja sama dengan orang orang di Madinah

Yang dipanggil ialah "Wahai Manusia"

Nabi berkata "wahai manusia sebarkanlah salam dan bersilaturahmilah"

2 arti Salam mukmin sejati

Salam memberikan jaminan keamanan kamu selamat dari gangguan tangan dan mulut seseorang

Salam kepada semua manusia apapun golongannya merasa aman terhadap harga diri mereka, aset mereka, terhadap kehormatan mereka

Ketika orang non muslim memberikan salam maka kita menjawab juga namun dijawab hanya "waalaikum (semoga untukmu juga)"

Langkah selanjutnya ialah memberikan makanan kepada siapapun

Bolehkah memberikan makan kepada orang non muslim ?

Allah Ta Ala berfirman dalam Al-Qur'an


Ketika kaum muslimin menawan orang orang yang menyerah pada perang, orang orang tersebut ialah non muslim. Rasulullah memerintahkan "perlakukan tawanan perang dengan sebaik baiknya". Maka orang orang non muslim itu keheranan dan menjadi malu sendiri dengan sikap kaum muslimin yang mereka perangi telah memberikan makanan terbaik sementara pemimpinnya saat perang hanya memberi makan biasa saja

Tunjukkanlah ajaran Rasulullah

Nikmat yang diambil Rasulullah saat perjanjian Hudaibiyah saat Ashabul Hurum ketika bulan yang diharamkan untuk berperang, Rasulullah dan kaum muslimin ingin melakukan umrah ke Mekkah namun dilarang oleh kaum musyrikin Mekkah

Ketika utusan dari kaum muslimin dan utusan kaum musyrikin untuk melakukan dialog, sebagian utusan kaum musyrikin berkata "aku tidak setuju sebenarnya jika Rasulullah dan pengikutnya dilarang menuju Mekkah, mereka benar benar ingin mengagungkan Allah"

Namun Rasulullah menerima perjanjian Hudaibiyah walaupun secara dzohir merugikan kaum muslimin

Sayyidina Umar : "Ya Rasulullah bukankah kita kaum muslimin telah berada di jalan yang Haq, sementara mereka kaum musyrikin berada di jalan yang betul?"

Rasulullah : "ya betul"

Sayyidina Umar : "Mengapa kita menerima perjanjian ini, bukankah engkau pernah bermimpi Ya Rasulullah kita akan masuk Mekkah lagi?"

Rasulullah : "Ya Umar, ketahuilah bahwa itu benar akan tetapi apakah aku mengatakan kepadamu bahwa kita akan mendatangingya pada tahun ini ?”

Umar : "Tidak!” Rasûlullâh Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, ” Sesungguhnya engkau akan mendatanginya dan melakukan thawaf.”

Rasulullah tidak pernah mengkhianati perjanjian apapun itu, ketika Rasulullah diminta untuk mengiyakan salah satu perjanjian Hudaibiyah yakni tidak menerima orang yang kabur dari Mekkah, Rasulullah mengiyakan hal tersebut namun ketika ada beberapa orang kabur dari Mekkah ingin menuju Madinah, kaum musyrikin geram dengan hal itu namun mereka jugalah yang meminta Rasulullah supaya menerima orang orang yang kabur tersebut

Sungguh bisa dibuktikan siapa yang mengkhianati janji dan siapa yang bisa menepati janji

Yang masuk Islam setelah perjanjian Hudaibiyah menjadi lebih banyak daripada sebelum Rasulullah di Madinah


Gema Shalawat UNJ, 2 Desember 2019

Kamis, 29 Desember 2016

PERBEDAAN TUMBUHAN DIKOTIL DAN MONOKOTIL



Perbedaan Tumbuhan Dikotil Dan Monokotil - Secara umum, tumbuhan Dikotil dan Monokotil dapat dibedakan dengan jelas. Adapun perbedaan struktur tubuh tumbuhan Monokotil dan Dikotil, dijelaskan dalam tabel berikut.
                                  
Perbedaan Tumbuhan Dikotil Dan Monokotil dilihat dari akarnya :

Tumbuhan Dikotil :
  • Akar tersusun dalam akar tunggang yang kokoh.
  • Ujung akar tidak diliputi oleh selaput pelindung.
Tumbuhan Monokotil :
  • Akar tersusun dalam akar serabut yang kurang kokoh.
  • Ujung akar lembaga dan pucuk lembaga dilindungi oleh suatu sarung yang masing-masing disebut koleorhiza dan koleoptil.
Perbedaan Tumbuhan Dikotil Dan Monokotil dilihat dari Kambiumnya :

Tumbuhan Dikotil :
  • Akar dan batang berkambium sehingga dapat mengadakan pertumbuhan membesar dan melebar serta
    meninggi.
Tumbuhan Monokotil :
  • Akar dan batang tidak berkambium sehingga tidak dapat mengadakan pertumbuhan melebar dan membesar yang ada hanyalah pertumbuhan meninggi.

Perbedaan Tumbuhan Dikotil Dan Monokotil dilihat dari Batangnya :

Tumbuhan Dikotil :
  • Batang bercabang-cabang.
Tumbuhan Monokotil :
  • Batang tidak bercabang-cabang.

Perbedaan Tumbuhan Dikotil Dan Monokotil dilihat dari Struktur Daunnya :

Tumbuhan Dikotil :
  • Pertulangan daun menyirip atau menjari.
Tumbuhan Monokotil :
  • Pertulangan daun sejajar atau melengkung.

Perbedaan Tumbuhan Dikotil Dan Monokotil dilihat dari Bijinya :

Tumbuhan Dikotil :
  • Biji yang berkecambah berbelah dua dan memperlihatkan dua daun lembaga (biji berkeping dua).
Tumbuhan Monokotil :
  • Biji yang berkecambah tetap utuh dan tidak membelah (biji berkeping satu).

Perbedaan Tumbuhan Dikotil Dan Monokotil dilihat dari Pembuluh angkutnya :

Tumbuhan Dikotil :
  • Berkas pembuluh angkut teratur dalam lingkaran/cincin.
Tumbuhan Monokotil :
  • Berkas pembuluh angkut tidak teratur.

Perbedaan Tumbuhan Dikotil Dan Monokotil dilihat dari Bunganya :

Tumbuhan Dikotil :
  • Jumlah bagian-bagian bunga 4, 5, atau kelipatannya dan monokotil:
  • Jumlah bagian-bagian bunga biasanya 3 atau kelipatannya.