1. Ricketsia
Demam tifoid, atau typhoid adalah penyakit yang disebabkan oleh bakteri Salmonella
enterica, khususnya turunannya yaitu Salmonella Typhi. Penyakit ini dapat ditemukan di
seluruh dunia, dan disebarkan melalui makanan dan minuman yang telah tercemar
oleh tinja.
Penyakit
Rickettsia atau tifus adalah berbagai penyakit yang
disebabkan oleh bakteri familia Rickettsiae. Penyakit ini disebarkan oleh
arthropoda, khususnya kutu, tungau, dan caplak. Tiga jenis typhus utama adalah
tifus epidemik, tifus endemik, dan tifus belukar. Jenis lain tifus yang juga
sering ditemukan adalah penyakit Brill-Zinsser, yang merupakan tifus epidemik
yang muncul kembali setelah bertahun-tahun sembuh. Tifus epidemik dan penyakit
Brill-Zinsser disebabkan oleh bakteri
Gejala Demam Tifoid
Setelah infeksi terjadi akan muncul satu atau beberapa gejala berikut ini:
Setelah infeksi terjadi akan muncul satu atau beberapa gejala berikut ini:
- demam tinggi dari 39° sampai 40 °C (103° sampai 104 °F) yang meningkat secara perlahan
- tubuh menggigil
- denyut jantung lemah
- badan lemah
- sakit kepala
- nyeri otot myalgia
- kehilangan nafsu makan
- konstipasi
- sakit perut
- pada kasus tertentu muncul penyebaran vlek merah muda
Cara
Penularan Tipes/Tifus
- Melalui makanan atau minuman yang sudah tercemar oleh bakteri Salmonella. Pada penderita Tifus, terdapat bakteri samonella pada aliran darah dan usus yang kemudian akan dikeluarkan melalui kotoran.
- Penderita dapat menularkan penyakit ini apabila penderita meyajikan, dan memasak makanan atau memegang barang-barang yang biasanya digunakan untuk makan tanpa mencuci tangan dengan bersih terlebih dahulu.
- Bisa juga disebabkan karena air yang diminum atau yang dipakai untuk mencuci pealatan makan seperti piring, gelas dan sebagainya atau mencuci sayur dan buah-buahan sudah tercemar oleh bakteri.
2. Osteoporosis
Osteoporosis adalah pengeroposan tulang yang
menyebabkan tulang menjadi lemah dan rapuh. Keroposnya tulang tersebut pada umumnya
disebabkan karena kekurangan kalsium dan mineral lain di dalam tulang. Beberapa
jenis makanan juga bisa menyebabkan tulang mudah keropos. Makanan penyebab kerapuhan
tulang adalah kafein, minuman bersoda, garam berlebihan dan alkohol.
Gejala Osteoporosis
- Nyeri punggung
- Hilang tinggi badan
- Badan membungkuk
- Tulang mudah patah
Penyebab
Osteoporosis
Dokter belum sepenuhnya paham apa yang menjadi penyebab osteoporosis. Pada kondisi normal tulang secara berkelanjutan mengalami pergantian di mana tulang baru terbentuk menggantikan tulang yang mati.
Ketika anda berusia muda, pertumbuhan tulang lebih cepat daripada tulang yang mati. Puncak pertumbuhan tulang ini terjadi pada sekitar usia 30 tahun. Setelah itu, pertumbuhan tulang menjadi lebih lambat daripada matinya tulang. Kekuatan tulang didasarkan pada ukuran dan ketebalan tulang. Ketebalan tulang diperoleh dari kalsium, fosfor dan mineral lain.
Faktor lain yang juga memengaruhi adalah kadar hormon. Pada wanita, ketika hormon estrogen menurun saat masa menopause, tulang kehilangan massa-nya secara drastis. Pada laki-laki, rendahnya hormon estrogen dan testosteron juga dapat menyebabkan massa tulang menurun.
Dokter belum sepenuhnya paham apa yang menjadi penyebab osteoporosis. Pada kondisi normal tulang secara berkelanjutan mengalami pergantian di mana tulang baru terbentuk menggantikan tulang yang mati.
Ketika anda berusia muda, pertumbuhan tulang lebih cepat daripada tulang yang mati. Puncak pertumbuhan tulang ini terjadi pada sekitar usia 30 tahun. Setelah itu, pertumbuhan tulang menjadi lebih lambat daripada matinya tulang. Kekuatan tulang didasarkan pada ukuran dan ketebalan tulang. Ketebalan tulang diperoleh dari kalsium, fosfor dan mineral lain.
Faktor lain yang juga memengaruhi adalah kadar hormon. Pada wanita, ketika hormon estrogen menurun saat masa menopause, tulang kehilangan massa-nya secara drastis. Pada laki-laki, rendahnya hormon estrogen dan testosteron juga dapat menyebabkan massa tulang menurun.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar